Video

Travel Antar Kota Terlengkap | Paket Wisata Indonesia Terlengkap & Termurah | Sewa Mobil termurah & Berkualitas di Indonesia

Gresik Universal Science - Cara Baru Mengenal Gresik melalui Teknologi, Sejarah, dan Budaya



Gresik Universal Science - Gresik punya banyak cerita. Sebagian tersimpan dalam bangunan tua, tradisi masyarakat, makanan khas, dan sejarah panjang perkembangan Islam di Jawa. Sebagian lainnya hidup dalam keseharian masyarakat dan mungkin luput dari perhatian karena dianggap sebagai sesuatu yang biasa.

Kini, cerita-cerita tersebut mendapatkan ruang baru melalui Gresik Universal Science atau GUS. Destinasi ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam mengenalkan Gresik kepada masyarakat. Sejarah dan budaya tidak hanya disampaikan melalui teks atau benda pajangan, tetapi dipadukan dengan teknologi digital, visual, audio, serta pengalaman interaktif.

GUS resmi menjalani soft launching pada 24 Desember 2025 di kompleks Gresik Islamic Center, Kecamatan Balongpanggang. Pemerintah Kabupaten Gresik merancangnya sebagai wisata edukasi digital yang memadukan teknologi, sejarah, budaya, dan pengalaman imersif. 

Bagi wisatawan, kehadiran GUS menarik karena menawarkan perspektif lain dalam menikmati Gresik. Tempat ini tidak mengajak pengunjung sekadar melihat sebuah objek, melainkan memahami daerah melalui rangkaian cerita yang disusun di beberapa zona.

Destinasi wisata edukasi digital

Gresik Universal Science merupakan Destinasi wisata edukasi digital yang dirancang untuk mempertemukan unsur pendidikan dan rekreasi.

Konsep tersebut terasa relevan dengan perubahan cara orang belajar. Generasi yang tumbuh bersama perangkat digital cenderung terbiasa menerima informasi melalui visual, animasi, suara, dan interaksi. Materi sejarah yang biasanya terasa berat dapat menjadi lebih mudah dicerna ketika disajikan melalui pengalaman multisensori.

Pemerintah Kabupaten Gresik menyebut GUS memanfaatkan teknologi digital dan video mapping untuk menghadirkan pengalaman yang interaktif serta imersif. Tujuannya bukan menggantikan pembelajaran formal, tetapi menciptakan ruang belajar yang lebih menarik bagi masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar. 

Konsep seperti ini juga memberikan peluang bagi orang tua untuk memperkenalkan sejarah daerah kepada anak dengan cara yang lebih dekat dengan kebiasaan mereka.

Anak tidak harus duduk diam membaca informasi panjang. Mereka dapat menjelajahi ruang, melihat visual, berinteraksi dengan media digital, dan kemudian menghubungkan pengalaman tersebut dengan cerita tentang daerahnya.

Berada di Balongpanggang

Salah satu hal yang perlu diketahui sebelum memasukkan GUS ke dalam rencana perjalanan adalah lokasinya. GUS Berada di Balongpanggang, tepatnya di kawasan Gresik Islamic Center, Kabupaten Gresik.

Pemilihan Balongpanggang bukan sekadar persoalan ketersediaan lahan. Pemerintah daerah menjelaskan bahwa pembangunan GUS juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di wilayah Gresik. Destinasi ini diharapkan dapat menarik masyarakat dari Gresik maupun daerah di sekitarnya. 

Akses transportasi publik juga menjadi bagian dari konsep tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik menyatakan bahwa GUS telah terintegrasi dengan layanan Trans Jatim. Pada Januari 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahkan mengunjungi GUS bersama rombongan menggunakan Trans Jatim dari Terminal Bunder menuju kawasan Islamic Center. 

Bagi wisatawan, informasi ini cukup penting. Pilihan transportasi publik membuat kunjungan tidak selalu harus bergantung pada kendaraan pribadi.

Gedung tiga lantai dengan pengalaman berbeda

Secara fisik, GUS hadir dalam Gedung tiga lantai. Setiap lantai memiliki fungsi dan tema yang berbeda, sehingga perjalanan di dalam gedung terasa seperti mengikuti sebuah alur cerita.

Lantai pertama menjadi pintu awal untuk mengenal Gresik. Lantai kedua membawa pengunjung lebih dalam ke budaya dan sejarah Islam. Sementara lantai ketiga memberikan ruang yang lebih kreatif dan imajinatif.

Pembagian tersebut membuat pengalaman berkunjung terasa terstruktur. Pengunjung tidak langsung berhadapan dengan semua informasi sekaligus.

Dalam konteks wisata edukasi, desain seperti ini memiliki keuntungan. Anak-anak dapat menikmati pengalaman secara bertahap, sedangkan orang dewasa dapat lebih mudah memahami hubungan antara sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Gresik.

Memiliki 12 zona edukasi

GUS Memiliki 12 zona edukasi yang tersebar di tiga lantai. Masing-masing zona menawarkan pendekatan berbeda untuk menyampaikan pengetahuan. 

Pada lantai pertama terdapat Interactive Map Guidance, Zona Sejarah Gresik, Zona Makanan Khas Gresik, dan Zona Peta Kebudayaan. Lantai kedua berisi Zona Budaya Lokal, Zona Sejarah Islam Gresik, serta Damar Kurung. Lantai ketiga menghadirkan Interactive Story Wall, Zona Permainan, dan Zona Semesta Imaji, di antara zona lainnya. 

Jumlah tersebut membuat kunjungan ke GUS lebih dari sekadar aktivitas singkat untuk melihat satu atraksi.

Jika datang bersama keluarga, sebaiknya tidak terburu-buru berpindah dari satu zona ke zona lain. Beberapa ruang dirancang untuk dinikmati secara perlahan agar pengunjung dapat memahami konten yang disajikan.

Interactive Map Guidance sebagai pintu masuk

Eksplorasi dimulai melalui Interactive Map Guidance.

Fasilitas ini berfungsi sebagai panduan digital yang membantu pengunjung memahami struktur ruang GUS. Bagi destinasi dengan beberapa lantai dan zona, keberadaan panduan seperti ini cukup penting.

Pengunjung dapat mengetahui gambaran perjalanan sebelum mulai menjelajah.

Dari perspektif wisata, fasilitas tersebut juga memberikan kesan bahwa GUS memang dirancang sebagai pengalaman interaktif sejak awal. Teknologi bukan sekadar ornamen yang ditempatkan untuk mempercantik ruangan, tetapi digunakan sebagai bagian dari cara pengunjung memperoleh informasi.

Bagi anak-anak, peta interaktif juga dapat menjadi pemicu rasa ingin tahu. Mereka dapat melihat apa yang akan ditemukan di area berikutnya.

Mengenalkan sejarah Gresik dengan cara berbeda

Salah satu bagian penting GUS adalah upayanya Mengenalkan sejarah Gresik melalui media digital.

Gresik memiliki sejarah panjang sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan. Wilayah ini juga memiliki hubungan erat dengan perkembangan Islam di Jawa. Karena itu, sejarah lokal sebenarnya memiliki materi yang sangat kaya untuk diceritakan.

Tantangannya adalah bagaimana membuat sejarah tersebut relevan bagi pengunjung masa kini.

GUS mencoba menjawab tantangan tersebut melalui visual dan teknologi interaktif. Pada lantai pertama, Zona Sejarah Gresik menyajikan perjalanan sejarah daerah dengan pendekatan digital. 

Pendekatan ini memberikan peluang untuk melihat sejarah bukan sebagai rangkaian tahun dan nama tokoh, melainkan sebagai proses yang membentuk identitas sebuah wilayah.


Baca Juga : Travel Malang Gresik

Ada zona makanan khas Gresik

Gresik tidak hanya memiliki sejarah bagian dari identitas daerah. Kuliner dalam konteks ini tidak sekadar soal makanan, tetapi juga berkalnya, setelah mengenal berbagai makanan melalui materi digital, perjalanan dapat yang panjang. Daerah ini juga memiliki identitas gastronomi yang kuat. Karena itu, tidak mengherankan jika Ada zona makanan khas Gresik di dalam GUS.

Zona ini memperkenalkan kekayaan kuliner lokal sebagai bagian dari identitas daerah. Kuliner dalam konteks ini tidak sekadar soal makanan, tetapi juga berkaitan dengan kebiasaan, tradisi, dan kehidupan masyarakat.

Bagi wisatawan, bagian tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk mengeksplorasi kuliner Gresik secara lebih luas setelah meninggalkan GUS.

Misalnya, setelah mengenal berbagai makanan melalui materi digital, perjalanan dapat dilanjutkan dengan mencicipi makanan lokal secara langsung.

Itulah salah satu kelebihan wisata edukasi berbasis daerah: informasi yang didapat di dalam ruang dapat menjadi alasan untuk melakukan eksplorasi lebih jauh di luar destinasi.

Peta kebudayaan Kabupaten Gresik

Gresik terdiri dari wilayah dengan karakter yang beragam. Karena itu, Peta kebudayaan Kabupaten Gresik menjadi bagian menarik dalam perjalanan mengenal daerah ini.

Zona tersebut dirancang untuk menampilkan keragaman budaya dan potensi wilayah secara visual serta interaktif. 

Bagi pengunjung yang tidak tinggal di Gresik, materi seperti ini membantu memperluas perspektif. Gresik tidak hanya dipahami sebagai kawasan industri atau wilayah perkotaan, tetapi juga sebagai daerah dengan kekayaan budaya.

Bagi masyarakat lokal, pengalaman tersebut dapat memberikan kesempatan untuk melihat daerahnya sendiri dari perspektif yang lebih luas.

Hal ini penting dalam wisata berbasis budaya. Destinasi yang baik bukan hanya menghibur wisatawan, tetapi juga membantu masyarakat memahami nilai yang mereka miliki.

Immersive Room dan budaya lokal

Pengalaman semakin berbeda ketika pengunjung memasuki Immersive Room.

Zona Budaya Lokal di lantai kedua menggunakan kombinasi visual, audio, dan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman yang lebih mendalam. 

Pendekatan immersive memungkinkan pengunjung merasakan atmosfer sebuah cerita tanpa hanya mengandalkan benda fisik.

Teknologi semacam ini semakin banyak digunakan dalam museum dan pusat edukasi modern karena dapat mengubah hubungan antara pengunjung dan materi yang dipelajari.

Di GUS, teknologi tersebut digunakan untuk membawa budaya lokal lebih dekat kepada generasi yang mungkin tidak lagi akrab dengan cara penyampaian informasi konvensional.

Pengunjung tidak hanya menjadi penonton. Mereka ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman.

Mengenalkan sejarah Islam di Gresik

Sejarah Gresik tidak dapat dilepaskan dari perkembangan Islam di Nusantara. Karena itu, salah satu bagian penting GUS adalah zona yang bertujuan Mengenalkan sejarah Islam di Gresik.

Zona Sejarah Islam Gresik berada di lantai kedua dan membahas peran Gresik dalam perkembangan Islam di Nusantara. 

Bagi wisatawan yang selama ini mengenal Gresik melalui destinasi religi, bagian ini memberikan konteks yang lebih luas.

Gresik memiliki sejumlah situs dan makam tokoh penting dalam sejarah Islam. Ketika sejarah tersebut dipahami lebih dahulu melalui ruang edukasi, kunjungan ke destinasi religi di luar GUS dapat memiliki makna yang lebih mendalam.

Dengan kata lain, GUS dapat menjadi titik awal sebelum wisatawan melakukan perjalanan sejarah ke lokasi-lokasi lain di Gresik.


Baca Juga : Travel Jawa Bali

Damar Kurung dalam kemasan modern

Salah satu elemen budaya yang mendapat perhatian adalah Damar Kurung.

Kesenian khas Gresik tersebut ditampilkan melalui konsep Damar Kurung Mirror Room. Pendekatan visual reflektif memberikan cara baru untuk menikmati karya budaya lokal tanpa menghilangkan identitas dasarnya. 

Ini menarik karena teknologi tidak ditempatkan sebagai lawan dari tradisi.

Sebaliknya, teknologi dapat menjadi alat untuk memperkenalkan tradisi kepada audiens baruwan dari luar daerah, Damar Kurung dapat menjadi salah satu hal yang mendorong rasa ingin tahu untuk.

Bagi generasi muda, pendekatan semacam ini berpotensi membuat budaya lokal terasa lebih dekat. Bagi wisatawan dari luar daerah, Damar Kurung dapat menjadi salah satu hal yang mendorong rasa ingin tahu untuk memahami kebudayaan Gresik lebih jauh.

Ruang untuk anak dan keluarga

GUS memiliki karakter yang cukup kuat sebagai destinasi keluarga. Pemerintah Kabupaten Gresik menyebut pengunjungnya sejak dibuka untuk publik banyak berasal dari pelajar dan keluarga. 

Pada lantai ketiga terdapat Zona Permainan dan Zona Semesta Imaji. Keduanya dirancang untuk memberi ruang bagi aktivitas belajar, eksplorasi, serta kreativitas anak.

Orang tua dapat memanfaatkan kunjungan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya daerah tanpa menciptakan suasana belajar yang terlalu formal.

Anak-anak tetap mendapatkan ruang untuk bermain dan bereksplorasi, sementara orang tua dapat mengikuti materi yang tersedia.

Model ini membuat GUS lebih dekat dengan konsep edutainment: belajar dan rekreasi berjalan bersamaan.

Interactive Story Wall dan kreativitas

Lantai ketiga juga menghadirkan Interactive Story Wall. Fasilitas ini menyajikan cerita lokal melalui media digital.

Cerita lokal memiliki peran penting dalam membangun identitas sebuah daerah. Ketika cerita tersebut disampaikan melalui media interaktif, pengunjung dapat memiliki pengalaman yang lebih personal.

Bagi anak, cerita dapat menjadi pintu masuk untuk memahami sejarah. Mereka mungkin tidak langsung tertarik membaca kronologi panjang, tetapi akan lebih mudah tertarik ketika cerita disajikan melalui visual dan interaksi.

Inilah salah satu alasan mengapa pendekatan GUS menarik untuk diamati. Teknologi digunakan bukan sekadar untuk membuat tempat terlihat modern, tetapi untuk mengubah cara informasi diterima.

GUS sebagai bagian dari perjalanan wisata Gresik

Gresik Universal Science sebaiknya tidak dilihat sebagai destinasi yang berdiri sendiri.

Bagi wisatawan, GUS dapat menjadi salah satu titik dalam itinerary yang lebih luas. Setelah memahami sejarah dan budaya melalui teknologi digital, perjalanan dapat diteruskan ke destinasi religi, situs sejarah, kawasan budaya, maupun pusat kuliner Gresik.

Kunjungan juga dapat dikombinasikan dengan aktivitas di kompleks Gresik Islamic Center.

Pendekatan seperti ini membuat perjalanan lebih kontekstual. Wisatawan tidak sekadar mengumpulkan foto dari berbagai tempat, tetapi memperoleh cerita yang menghubungkan satu destinasi dengan destinasi lainnya.

Pengelolaan sebagai fasilitas publik

Perkembangan GUS juga telah memasuki tahap pengelolaan secara formal. Pemerintah Kabupaten Gresik menerbitkan Peraturan Bupati Gresik Nomor 23 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengelolaan Gedung Gresik Universal Science. Peraturan tersebut ditetapkan dan mulai berlaku pada 22 April 2026.

Regulasi ini mengatur pengelolaan GUS sebagai aset pemerintah daerah, termasuk aspek pelayanan publik, kegiatan edukatif, rekreasi, pemanfaatan fasilitas, dan retribusi daerah.

Bagi calon pengunjung, informasi tersebut menunjukkan bahwa GUS bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Destinasi ini telah memiliki kerangka pengelolaan yang mengatur pemanfaatannya secara berkelanjutan.

Meski demikian, detail seperti harga tiket, jam kunjungan, agenda khusus, dan ketentuan penggunaan fasilitas sebaiknya tetap dikonfirmasi melalui kanal resmi sebelum perjalanan karena informasi operasional dapat berubah.

Mengapa Gresik Universal Science menarik untuk dikunjungi?

Daya tarik GUS terletak pada kombinasi yang cukup jarang ditemukan dalam satu destinasi.

Ada sejarah. Ada budaya. Ada kuliner. Ada teknologi. Ada ruang bermain. Sem pilihan wisata edukasi. Bagi sekolah, tempat ini berpotensi menjadi ruang pembelajaran di luar kelas. Bagi wisatawan, GUS dapat menjadiuanya disusun dalam pengalaman digital yang menyasar pengunjung dari berbagai kelompok usia.

Bagi keluarga, GUS dapat menjadi pilihan wisata edukasi. Bagi sekolah, tempat ini berpotensi menjadi ruang pembelajaran di luar kelas. Bagi wisatawan, GUS dapat menjadi titik awal untuk memahami Gresik sebelum menjelajahi destinasi lainnya.

Yang paling menarik justru cara GUS mencoba menjembatani masa lalu dan masa kini.

Sejarah tidak dibiarkan menjadi sesuatu yang hanya tersimpan dalam buku. Budaya tidak diperlakukan sebagai benda lama yang jauh dari kehidupan generasi muda. Teknologi digunakan untuk membuat keduanya kembali memiliki konteks.

Penutup

Gresik Universal Science menawarkan cara berbeda untuk mengenal sebuah daerah.

Dengan Destinasi wisata edukasi digital yang Berada di Balongpanggang, pengunjung diajak menjelajahi Gedung tiga lantai dengan Memiliki 12 zona edukasi yang membahas sejarah, budaya, kuliner, Islam, permainan, dan kreativitas.

Mulai dari Interactive Map Guidance, pengunjung diarahkan menuju pengalaman yang semakin beragam. Ada ruang yang Mengenalkan sejarah Gresik, Ada zona makanan khas Gresik, hingga Peta kebudayaan Kabupaten Gresik. Di lantai kedua, Immersive Room membawa budaya lokal ke dalam pengalaman audiovisual, sementara zona sejarah menjadi ruang untuk Mengenalkan sejarah Islam di Gresik.

Bagi wisatawan, GUS bukan sekadar tempat untuk menghabiskan waktu. Ia bisa menjadi pintu masuk untuk memahami Gresik sebelum melihat daerah tersebut secara langsung.

Dan mungkin itu yang membuatnya menarik: Gresik Universal Science tidak hanya mengajak orang datang, tetapi juga mengajak mereka melihat Gresik dengan cara yang berbeda.


Nikmati juga pengalaman perjalanan nyaman bersama layanan Travel Malang Gresik untuk mengunjungi berbagai lokasi terbaik di Gresik, dengan layanan antar jemput door to door antarkota yang praktis dan efisien. Aman dan nyaman bersama Kinarya Travel. Segera pesan ya, karena seat sangat terbatas !


>>>>> HUBUNGI KAMI <<<<<

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gresik Universal Science - Cara Baru Mengenal Gresik melalui Teknologi, Sejarah, dan Budaya"

Posting Komentar